~ Allah ila Allah ~

ALLAH ILA ALLAH
Tiada mengenal Allah kecuali AllahJalan untuk mengenal Allah secara langsung tidak dapat dicari..

MAN ARAFA NAFSAHU FAKAD ARAFA RABBAHU.
Mengenal Allah melalui diri,
Sebelum mengenal diri terlebih dahulu mengenal mati.

ANTAL MAUTU KABLAL MAUT
Matikan dirimu sebelum mati

Matikan dirimu itu seperti :
LAILAHAILLALLAH HUWA.
Matikan dirimu dahulu dari pada matimu sebelum mati pada :
LAILAHAILLALLAH HU.

Maksudnya :
Tiada Tuhan hanya HU itulah kita habiskan dan mesrakan ketika hendak tidur.

Seperti,
Dikata oleh nafas kita ketika masuk HU pujian, takkala keluar ALLAH.

Lazimkan..
Mesrakan..
Setiap hendak tidur..
Taklukan kematian atau kematian yang menaklukan-mu.

Tak lama lagi Sakratul Maut kan datang..
Kalau sudah ter-lazimi maka karamkan dirimu pada kalimat HU tersebut.

Barangsiapa…
Nurul Huda..
Nurul Huda..
Nurul Huda..
Mereka itu baginya serta Allah Ta’ala sebagaimana firmanNya :

“Gilang gemilang cahaya Iman dan Islam dan Tauhid maka Makrifat itulah Allah Ta’ala”

Ikutlah oleh-mu jalan yang betul..
Inilah tali Allah Ta’ala,
yang tiada putus…

Seperti firmaNya :

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN

Maka pulanglah ombak kepada laut,
Buih kepada air,
Bayang-bayang kepada yang Empunya bayang.

Salam
Zulkarnain Bandjar

Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · 29 Desember 2012 pukul 5:12

  • Inspiktur Raju Dalam pemakaiannya matikan dirimu sebelum mati itu apa jasad kita bertubuh muhammad atau nurallah mohon penjelasan
  • Lilik Muallif BANG ZUL, SETELAH MEMAHAMI KETENTUAN MENUJU KHUSU’ DLM SHALAT, SETELAH MENGANGKAT TAKBIR TERASA MAU PINGSAN, APA BILA DITAHAN SEPERTI MELIHAT DUA ALAM, APA BILA DIJATUHKAN MAKA SEPERTI MENUJU SUATU TEMPAT. MOHON PENCERAHAN BANG ZUL, SALAM.
  • Ay Ver Al Ghaniy salam bi salam,,jd mematikan diri sebelum mati itu apakah sama dgn meniadakan keakuan diri ya bang zul,,mohon pencerahan’y
  • Agung Prabowo Kapan ya bisa ketemu bang Zul?
  • Fajar Etaret kata hadist, ALLAH tdklah jauh dr urat leher kita,
    di mana maqom ALLAH yg sbenarnya, & bagaimana untuk menembus/menuju ksana?
    mohon pejelasannya. . .
  • Dian Tamara Nasution Saya msh kesulitan untuk mengkaramkan diri kepada kalimat HU tersebut bg, apa ada pengarahan yg lbh mudah lg agar dpt dipahami makna nya?
  • Ambo Ufe’ Izin nyimak BAG ZUL…
    Berharap suatu saat bisa bertemu BG ZUL…
  • Iwan Mirwan maha guru aku sudah berada dalam lingkaran allah..dia meliputi segalanya dia yang mahaha nyata tidak ada melainkan dia semata
  • Iwan Mirwan diri hanya satu yang mewujud kemana mana…dalam perennungan yang tinggi hanya dia yang ada. .allah maha segalanya bermain dengan dirinya sendiri
  • Ilmu Hakekat Insan @Inspiktur Raju,
    Nur Muhammad di jadikan dari pada Nur Dzat Allah jua..
    Jadi jangan berpaham ada dua nur yaitu Nurullah dan Nur Muhammad.
    Kalau masih berpaham 2(dua) berarti masih berpaham 2 syahadat yang di ikrarkan.

    Nur Muhammad SAW .
    Dzohir dan batin,
    mesra di dalam, mesra diluar,
    itulah yang HAQ.
  • Ilmu Hakekat Insan @Lilik Muallif,
    Berawal dari alam Shagir kepada alam Kabir
    Terhimpun-lah menjadi satu
    maka bertemula Tuhan dengan hambanya,
    “AMMA BA’DU”

    Takbiratul ikhram itulah nyawanya sholat

    Simpul dzahir dan batin, mengata :
    “USHOLLI HAKKI MUHAMMADIN SAW”
    ALLAH =U= AKBAR

    =U= itulah nyawanya
    =U= itulah saat menilik
    =U= itulah ‘HU’ rahasia nabi kita Muhammad SAW

    Jadi,

    ALLAH
    Dzat Allah bagi diri
    Sifat Allah bagi rupa
    Asma Allah bagi nama
    Af’al Allah bagi kelakuan
    Inilah Makrifatnya

    =U=
    Penghubung dan pendamping
    Inilah Tarekat dan Hakekatnya

    AKBAR
    Hayat itu hidup
    Ilmu itu tahu
    Qudrat itu kuasa
    Iradat itu berkehendak
    Inilah Syareatnya

    Tilik tak kala berdiri sholat itu satu, tiada dua.. tiaga tiga..
    Itulah yang bernama Sifat Allah pada diri kita.
    Sempurnakan tilik itu dan yang menilik itupun ia jua..
    Karena itulah yang damping ‘kehadiran’ Allah Ta’ala ketika kita mengangkat Takbiratul Ihram.
    Seolah-olah itulah yang disebut, tiada kita lagi yang menyebut.

    Karena, Diri itu 3 perkara :

    1. Diri yang berdiri itu badan
    2. Diri yang terperi itu ruh yang menerima segala sifat Allah
    3. Diri yang diperikan itu sifat Allah yang ada pada kita

    Sembahyang itu badanya, yang disembahyangkan itu Nyawanya
    Yang sembahyang pun Ia, yang menyembahyangkan pun Ia.
    Sembahyang itu memuji sesuatu di dalamnya.
    Sembahyang itu ingat akan sesuatu di dalamnya.

    Tiada takut akan neraka, tiada berkehendak akan surga.

    ………………..
  • Ilmu Hakekat Insan @Ay Ver Al Ghaniy,
    Jasad itulah hurufnya ALLAH .
    Jika huruf ALLAH dihilangkan menjadi HU.
    HU itu sudah KOSONG.
    Lupa akan dirinya.
    Yang ada hanya Wujud saja.

    Sudah…
    Tiada berujud..
    Tiada bersifat..
    Tiada nama bernama..
    Tiada buat berbuat..

    Disitulah kita karam dalam Kalimah.

    ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH =U= WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH

    =U= inilah kesempurnaan Syahadat

    Esakan AKU..
    Sempurnakan AKU..

    …..
  • Ilmu Hakekat Insan @Fajar Etaret,
    - ALLAH tdklah jauh dr urat leher kita,
    - WAHUA MA’ AKUM AINAMA KUNTUM (Allah serta kamu dimana kamu berada)
    - WAFI ANFUSIKUM AFALA TUBSIRUN (Pada diri kamu jua Aku, tidakah kamu melihat)
    - AL JASADU MINHA WAL BATINU MINHA (Badanmu dengan Nyawamu itu Allah jua)
    - ……………..
    Tinggal bagaimana cara menyadarinya
  • Ambo Ufe’ Maaf BG Zul,
    Sy mw brtanya…
    Yg hrus dilazimi hendak tidur…
    Nafas yg dimulut/ Nafas dihidung…??
  • Ilmu Hakekat Insan @Ambo Ufe’, Dian Tamara Nasution
    Pengertian nafas disini adalah yang keluar masuk dari hidung

    Dalam hal memesrakan perlu adanya kerinduan.
    Latih dan lazimi setiap berangkat tidur..

    Berusaha singkirkan angan-angan dan ‘berkehendak urusan dunia’ untuk sesaat.
    Agar bisa berserah diri secara total maka buatlah seakan-akan tidurmu yang terakhir,
    tinggalkan semua yang kita kasihi dan cintai,

    Bila nuansanya sudah dapat,
    Hantar tidurmu dengan dzikir sampai terlelap.
    Keluar masuk nafas mesra, seperti biasa perlahan-lahan di perhalus.
    ……
  • Ambo Ufe’ Alhamdulillaah
    Terima kasih Bang Zul atas Penjelasannya…
    Salam Santun Dr sy Bang…
  • Dian Tamara Nasution terima kasih bang zul atas pencerahannya, semoga kita semua dapat menjadi lebih baik lg
  • Lilik Muallif alhamdulillah bang zul, bisa saya terima dan mengerti, semoga allah memberkati kita semua. salam buat bang zul sekeluarga.
  • Ay Ver Al Ghaniy Alhamdulillah,,,makasih ea bang zul atas pencerahan ilmu’y,,?
  • Iwan Mirwan maha guru aku bgitu riang gembira mendapati jati diri yang sesungguhnya,,,,,allah maaha karya yang sempurna…aku berada pada allah dan allah berada pada padaku..tak ada aku melainkan dia,,tak ada dia melainkan aku,,,aku ada karna adanya,aku bertubuhkan allah lahir dan batin,,aku ssudah hampa semuanya adalah DIA YANG MHA HIDUP…SEMPURNA SAHADAT KARNA DIA…
  • Lilik Muallif SUBHANALLAH, SEPERTI APA YG HIDUP DALAM DIRI DAN BATHINKU, TAPI AKU BELUM BERANI MENGATAKANNYA, HANYA SEBATAS BISA KUNIKMATI SAJA, KALAU BEGITU YG SAYA SIKAPI BAGAI MANA MENURUT BANG ZUL ? MHN PENCERAHAN. . .
  • Ilmu Hakekat Insan @Lilik Muallif
    Yang hidup dalam diri dan batin adalah yang Mutlak kepada Dzatnya yaitu asal dari pada Allah Ta’ala yang hidup sendirinya, menghukum sendirinya, memuji sendirinya, meliputi sendirinya, …..
    saksi bagi ia sendirinya …. Berbahagialah.. , mari kita sikapi dengan bijak.
  • Lilik Muallif sering saya berpikir, sepertinya semua manusia bisa menuju kesana, tapi kebanyakan manusia tidak sungguh2 menyempurnakan akhlaknya sehingga menjadi penghalang baginya, andai kata mereka tau apa yg kurasakan, pasti mereka akan merampasnya dari tanganku. terima kasih bang zul, puji syukur kepada allah yang masih menyisakan waktu menyempurnakan imanku. kemana saja bang zul, kami mencemaskan semua. . . . .
  • Yonsdesign Bandung Terimakasih Banyak Pak Zul yg telah memberikan petunjuk jalan Pulang ke pada asalnya Cahaya Gilang Gumilang Nurun Ala Nurin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s