~ Terbiasa ~

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Terbiasa kita membacanya,
Terbiasa kita menghafalkannya,
Karena terbiasa memudahkannya..
Kita lupa mengagungkan Dzat dibalik namanya
Dzat Agung maha indah, yang mengindahkan raga lempung hitam ini menjadi mulia.

Sahabat,
Mari kita bersama-sama membersihkan raga kita yang kotor ini, sebab ragalah yang mengandung, maka jadikanlah ragamu seperti kaca yang terang benderang hingga bercahaya yang disebut “Nur-Ku”

ALHAMDU adalah perkataan yang mula-mula, sebab Dialah yang maha suci.
Itulah yang dikatakan “BISMILLAH” yang menjadikan kamu ‘BA’ dari situlah timbul satu RAHASIA.
Itulah “NUR” yang memuji kepada diriNya, sebab disitulah kejadian asal daripada “KUN”.
Adapun KUN itu GAIB atau LAISA, dari situ jadilah satu titik menjadi huruf ‘BA’.
‘BA’ itulah yang berbunyi nama-Ku… “Bacalah dengan nama-Ku”

‘BA’ itulah yang disebut bathin,
Hancurkan ragamu.. karamkan.. leburkan.. binasakan..
Barulah engkau bertubuh ‘Nur’ saja, sebab raga, tubuh atau jasadmu itulah yang berbunyi :

“LAA HAULA WALA KUATA ILLA BILLAH”

Sahabat,
Kembalilah kepada mula-mula asal Ruh yang tiada lupa kepadaNya.
Yang tiada lupa adalah Darahmu yang menjadi kalimat Dzikir dan Tasbih.
DisItulah cahayanya sehingga engkau adalah Aku,

Berhati-hatilah jangan sampai lupa kepaNya..
Kalau engkau lupa kepadaNya Dia lebih jauh..
Kalau engkau hampir Dia lebih dekat..
Kalau engkau dekat maka, Akulah pendengarannya, Akulah penglihatannya dan Akulah yang meliputinya, sehingga engkau ‘mesra’ dalam Wujud Hakiki.
….

Suka ·  · Berhenti Mengikuti Kiriman · 14 Oktober 2012 pukul 8:17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s